Selasa, 01 Juni 2010

Al-Hikam

Bersandar Diri Hanya Kepada Allah


"Salah satu tanda bergantungnya seseorang kepada amalnya adalah kurangnya raja' (harapan terhadap rahmat Allah) tatkala ia mengalami kegagalan (dosa)."

Penjelasan:

Guna meraih keridhaan Allah Ta'ala, seorang muslim diwajibkan untuk beramal. Tapi dalam waktu yang bersamaan diwajibkan pula pada kita untuk tidak menyandarkan diri kepada amalnya itu semata. Semua ini dimaksudkan agar dapat sampai pada keridhaan-Nya. Karena, betapapun seorang muslim itu telah melaksanakan suatu amalan, ia tidak akan pernah mampu untuk menunaikan apa yang menjadi 'hak Allah' secara utuh. Juga, ia tidak mungkin mampu melakukan seluruh kewajiban secara sempurna sebagai bentuk rasa syukur kepada-Nya.

Oleh karena itu Syaikh Ibn 'Atha'illah rahimahullah berkata, bahwa salah satu tanda dari seseorang yang menyandarkan diri pada kekuatan amal usahanya semata adalah berkurangnya raja' (harapan terhadap rahmat dan karunia Allah Ta'ala) ketika ia melakukan kesalahan (dosa), atau tidak tercapainya suatu tujuan.

Ini sesuai dengan sabda Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Salam (saw), "Berlakulah kalian setepat dan secermat munkin (proporsional). Sebab ketahuilah, bahwa amal salah seorang dari kalian tidak akan memasukkannya ke dalam surga."

Mereka (para sahabat) bertanya, 'Lalu bagaimana dengan Anda, wahai Rasulullah?'

Beliau menjawab, 'Aku juga, hanya saja Allah meliputiku dengan ampunan dan kasih sayang (rahmat)-Nya.' (Diriwayatkan oleh enam imam hadits)

Penerjemah: Dr. Ismail Ba'adillah