Minggu, 20 Juni 2010

Al-Hikam

Belenggu yang Menghalangi Jalan Menuju Allah


"Bagaimana hati dapat bersinar, sementara gambar-gambar duniawi tetap terlukis dalam cermin hati itu? Atau bagaimana hati bisa berangkat menuju Allah, kalau masih terbelenggu oleh syahwatnya? Atau, bagaimana mungkin seseorang akan antusias menghadap kehadirat Allah, apabila hatinya belum suci dari 'junub' kelalaiannya? Atau, bagaimana mungkin seorang hamba bisa memahami kedalaman berbagai rahasia, sementara ia belum bertobat dari kesalahannya."


Penjelasan :

Adalah mustahil untuk menyatukan kebaikan dan keburukan, sebagaimana mustahilnya menyatukan antara malam dan siang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar