Jumat, 04 Juni 2010

Hari yang Bersejarah

4 Juni 1980, itulah hari yang bersejarah bagiku. Karena pada hari itulah aku dikeluarkan dari rahim ibuku oleh Allah, pada hari itu untuk pertama kalinya aku menghirup udara dan entah untuk yang keberapa kalinya aku menerima nikmat Allah S.W.T, dan pada hari itulah untuk pertamakalinya aku disentuh oleh setan yang terkutuk.

Aku tidak tahu kenapa aku menulis kisah ini di dalam blogku, mungkin aku lagi ingin curhat kepada siapapun yang membaca (kalau ada), atau mungkin aku cuma ingin merayakan hari ulangtahunku saja (sendirian). Ya...inilah aku, aku bukan siapa-siapa, bukan orang penting, ngak punya apa-apa dan ngak bisa apa-apa, aku cuma hamba Allah biasa, bukan wali, bukan auliya, bukan ulama, bukan pula kyai apalagi Nabi. Aku cuma manusia biasa, salah satu dari sekian banyak makhluk Allah dan aku termasuk golongan yang biasa bukan yang istimewa. Tapi meskipun aku makhluk yang biasa namun Allah tidak pernah tidak memperhatikanku, justru sebaliknya Allah terus memperhatikanku dan terus memberikan nikmatnya tanpa henti kepadaku. Namun sayang, karena kebodohanku aku selalu protes sama Allah, selalu minta dan menuntut Allah supaya memenuhi keinginanku. Astaghfirlah...Ya Allah ampuni dosa-dosa hambamu yang tidak tahu diri, tidak tahu malu dan tidak tahu terimakasih ini ya Allah...Aku ini kotor, hina rendah, dan nista.

Ya Allah, aku ini tidak pantas masuk surga-Mu, tapi aku tidak kuat jika harus ke neraka-Mu.
Ya Allah, Engkaulah yang menciptakan aku, Engkaulah yang membawaku ke dunia ini, sehingga aku terhijab dari-Mu dan lupa kepad-Mu. Jika kau menakdirkan aku untuk lebih lama lagi di dunia ini, aku memohon kepada-Mu, perkenankan aku mengenalmu di dunia ini sebelum engkau memanggilku.
Ya Allah, engkaulah Tuhan yang aku tahu. Kepada siapa lagi aku memohon kalau bukan kepadamu.

Ya Allah, jangan kau hijab diriku dari diri-Mu.
Ya Allah, jadikan aku hamba-Mu yang pandai bersyukur.
Ya Allah, disisa umurku ini aku ingin bisa beribadah kepad-Mu lebih khusyuk, lebih ikhlas, lebih sabar, dan bisa istiqomah dalam menjalan semua perintah-Mu dan mejauhi larangan-Mu.
Ya Allah, aku cuma bisa mengharapkan ridha-Mu. Amin...Amin...Ya Rabbal 'alamin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar